Kamis, 28 Juni 2012

Wet Window Painting

Foto Inspirasi kali ini menyuguhkan foto-foto seni yang diambil dari balik kaca mobil yang kehujanan...  atau dikenal dengan istilh Wet Window Painting

Rabu, 20 Juni 2012

Jasper James - City Silhouette Portraits


Jasper James adalah seorang fotografer Inggris yang tinggal di Beijing dan lulusan sekolah fotografi dari London’s College of Printing. Bekerja secara serabutan :) yaitu dengan aktif berkarya di editorial, desain dan periklanan untuk klien. Banyak karya dari james dibidang Interior, Fashion, Advertising dan bidang komersial lainnya, tapi seni siluet portrait ini adalah karya terBESAR dari james, yang kemudian menjadi inspirasi bagi fotografer lainnya.

Seni Foto Siluet ini adalah karya besar dari Jasper James, yang diambil dari keramaian bangunan di Tokyo, Jepang dan Shenzhen, Cina. Foto yang sering menyiratkan antara ributnya kehidupan kota dengan sepinya suasana hati, tapi juga tak jarang menceritakan tentang cinta ;)



Senin, 18 Juni 2012

Tutorial Food Landscape - Babak Baru sebuah karya foto


Food Landscape - Foto Makanan Dunia Fantasi Karya Carl Warner


Fotografi Makanan yang masuk ke area Still Live Photography ini, adalah jenis fotografi yang bersifat komersil yang memiliki tujuan untuk memperoleh foto makanan yang menarik untuk keperluan pemasaran,  iklan, pengemasan, daftar menu, atau buku memasak.

Fotografi ini memerlukan tim yang tidak sedikit, seperti melibatkan kebutuhan art director, fotografer, perias makanan, dan ahli properti. Tetapi Carl Warner seorang seniman dijital profesional ini, kemudian membawa fotografi makanan ke tingkat yang baru, bahkan banyak yang menyebut ketingkat yang lebih tinggi dari seni foto makanan, yaitu dengan menciptakan sebuah karya dunia fantasi dari makanan. ;)

Bahan-bahan yang ada pada kebutuhan fotografi Carl Warner adalah bawang, kelapa, ikan, sayur-sayuran, keju, kue, dan berbagai makanan umum lainnya. Hm.. menarik sekali bukan melihat karya-karyanya? Bagaimana cara membuatnya? klik disini












Jumat, 15 Juni 2012

Light Painting Photography, Seni Foto yang makin ngetren

Fotografer sering disebut sebagai seorang Pelukis Cahaya, lalu bagaimana dengan karya seni ini... keren bukan..?? and as always no F#@&*! photoshop


Aurora Crowley - The Real Light Painting Photographer


Aurora Crowley, adalah The Real Light Painting Photographer, lebih dari 14 tahun Crowley mendalami seni visual ini, sebelumnya Aurora Crowley hanyalah seorang penata rambut, make up, dan pengarah gaya pada pemotretan, baru pada tahun 1996 ketika Patrick Rochon seorang teman baiknya, dan sesama artis, memperkenalkannya kepada seni lukisan cahaya fotografi lukisan. Langsung menginspirasi Crowley untuk memulai menciptakan karyanya.

Dengan pengetahuan tentang fashion, Aurora-pun memulai menggabungkan dengan teknik fotografinya, sebuah teknik Long Exposure, lihat & kagumi karya-karya luarbiasa Aurora disini.





Lihat Aurora Crowley melakukan pelukisan cahaya di  America's Got Talent 2012


Foto-foto yang merubah dunia



Saat tangan Jenderal Nguyen Ngoc Loan, kepala kepolisian dari Vietnam Selatan terangkat dan mulai menarik pelatuk pistol kearah seorang komandan gerilyawan vietkong, seorang fotografer Associated Press Eddie Adams dengan sigap menekan tombol shutter kameranya. Dengan foto inilah, Eddie Adams memperoleh penghargaan jurnalisme tertinggi, Pulitzer. Tapi bukan hanya itu saja, foto ini kemudian mampu mengubah opini masyarakat Amerika terhadap Perang Vietnam, memicu gerakan anti perang dan menginspirasi lahirnya generasi bunga di Amerika waktu itu.

Bagi sang jenderal, foto ini membuatnya menjadi ikon kekejaman, dan dia pun memperoleh nasib tragis dengan selalu mendapat ejekan serta penolakan kemanapun dia pergi bahkan sampai dengan akhir hayatnya.



Robert Capa memiliki kalimat pakem yang kemudian menjadi sangat terkenal,
“Jika hasil fotomu tidak bagus, berarti kamu kurang dekat.” 
Sebelumnya foto jurnalisme masih belum begitu dihargai. Robert Capa -lah yang menjadi menjadi penanda pentingnya jurnalisme fotografi yang kemudian menjadi sangat berpengaruh dibanyak peristiwa besar dunia. Karya Robert Capa paling dikenal adalah serangkaian foto pendaratan Normandia dimana dia ikut dalam rombongan airborne yang mendarat di pantai Omaha -Perancis selama perang dunia 2.

Terjebak dalam hujan peluru dan granat antara Sekutu - Jerman, dan selama beberapa jam awal berhasil mengambil 106 foto dari kamera Comtax berlensa pendek 50mm dan 6 roll film untuk mengabadikan invansi yang menjadi awal tumbangnya Adolf Hitler ini. Kesalahan yang dilakukan staf pencucian film membuat semua fotonya terlihat kabur, namun pakem Robert Capa kemudian diikuti seluruh jurnalis foto sampai detik ini: mengabadikan peristiwa dari jarak sedekat mungkin. Karya Robert Capa lainnya bisa anda lihat disini.

Jejak rekaman kebengisan bangsa kulit putih, terekam pada foto diatas. lebih dari 10.000 masa kulit putih nekad mengamuk dan menggelandang dua pemuda kulit hitam dari penjara, serta menghukum mereka dengan hukuman gantung tanpa keputusan hakim. Kedua pemuda tersebut dituduh memperkosa seorang gadis kulit putih, peristiwa ini terjadi di Marion-Indiana, dimana pengadilan massal sering sekali terjadi jika pelaku yang menjadi tertuduh adalah warga kulit hitam.

Uniknya, Foto pengadilan masal seperti ini dulu sering dibuat menjadi postcard untuk menunjukkan supremasi kulit putih. Wajah mayat yang digantung berbanding kontras dengan kepuasan yang diperlihatkan warga, sebuah jejak rekam kekejaman.


Inilah foto rontgen pertama, yang terjadi secara kebetulan, yaitu saat Rontgen bereksperiman dengan tabung sinar katoda yang ditambahi barium platinosianida, Rontgen terkejut ketika mendapati bahwa hasil foto ternyata menghasilkan efek pendaran yang berbeda. Menyadari kekuatan sinar yag dihasilkan tabung itu, Rontgen kemudian memotret tangan istrinya, dan membuat foto bersejarah yaitu foto sinar X yang pertama. Sebelumnya, dokter tidak pernah bisa melihat bagian dalam tubuh manusia kecuali dengan cara membedahnya. Rontgen sendiri memperoleh hadiah Nobel fisika tahun 1901.

Kevin Carter, Kisah Tragis seorang Fotografer

Kevin Carter (13 September 1960 - 27 Juli 1994) adalah pemenang penghargaan South African photojournalist dan anggota Klub Bang-Bang. Lahir di apartheid Afrika Selatan dan dibesarkan di lingkungan kelas menengah. Saat masih sebagai seorang anak, Kevin sering melihat razia polisi untuk menangkap orang kulit hitam yang tinggal secara ilegal di daerah tersebut. Yang kemudian memunculkan jiwa yang kritis.


Foto diatas diambil oleh Kevin saat menunaikan tugas ke Sudan untuk mengambil foto pemberontakan yang terjadi. Namun sesampainya disana, justru korban kelaparan-lah yang menarik minatnya. Saat itu dijalan dia melihat seorang bocah perempuan kelaparan merangkak lemah susah payah menuju pusat pembagian makan, yang kemudian berhenti ditengah jalan dan mengumpulkan tenaga.

Ditengah kejadian itu, seekor burung bangkai datang dan menunggu bocah tersebut. Carter-pun mengabadikan kejadian tersebut. Foto ini pertama dimuat dikoran New York Times, dan reaksi keraspun bermunculan mengkritik Carter yang tidak menolong gadis kecil ini. Carter beralasan dia sudah mengusir burung bangkai tersebut sesudah mengambil foto, namun tidak menolong si bocah karena konvensi fotografer yang tidak boleh ikut campur dalam konflik.

Kontroversi terus menghujani Carter, meskipun kemudian Kevin menerima hadiah Pulitzer (semacam penghargaan tertinggi di dunia jurnalis fotografi). Tahun 1994, Carter ditemukan bunuh diri dengan cara  mengalirkan gas CO dari knalpot mobil kedalam ruangannya. Dia meninggalkan catatan yang isinya berupa penyesalan dan kesedihan karena tidak menolong si bocah dan frustasi akibat terjerat hutang serta kesedihan karena sahabat karibnya tertembak.

Foto diatas selalu mengingatkan akan tragedi kemanusiaan di Afrika dan tragedi dalam dunia fotografi itu sendiri, keduanya memang sulit untuk bisa dipisahkan.